6 Napier Road, #07-11, Gleneagles Medical Centre, Singapura 258499
Hubungi kami untuk janji temu
6472 2283
Select Language:
Bedah Vagina Kosmetik (CVS)
Tulisan ini ditulis untuk menyampaikan perspektif yang benar tentang topik ini dan tidak dimaksudkan untuk iklan.
Pada pengobatan gaya hidup masa kini, banyak hal yang ditawarkan dalam bidang pengobatan estetika. Tidak seorang pun yang tahu efek jangka panjang dari prosedur ini. Dengan ketidaktahuan yang sama, CVS ditawarkan pada pasien demi peningkatan tampilan dan peningkatan seksual. Istilah lainnya, yang merupakan hak milik, atas izin Dr Matlock, perancang metode laser vaginoplasty (DLV).
Dalam istilah sederhana, CVS adalah pengubahan tampilan alami alat kelamin wanita bagian luar. Tampilan alat kelamin bagian luar ini tergantung pada ras dan perawakan, dan tidak ada hubungannya dengan aktivitas normal yang mengubah tampilannya, kecuali proses melahirkan melalui vagina.
Bahkan pada melahirkan normal melalui vagina, satu-satunya bagian alat kelamin luar yang berubah adalah area antara tepi bawah vagina dan anus (perineum). Area ini dipotong dikarenakan perlunya melakukan episiotomi dalam proses melahirkan bayi. Semua komponen lain pada alat kelamin luar, seperti labia minora dan mayora serta klitoris tidak berubah.
Himenoplasti
Ini mungkin merupakan prosedur CVS yang paling umum, yang berupaya membuat ulang himen.
Himen merupakan cincin jaringan yang berada di bagian masuk vagina setelah pembentukan vagina selama perkembangan janin. Himen biasanya robek saat hubungan seksual pertama kali, lalu berubah menjadi jaringan melingkat yang sangat tipis di bagian masuk vagina. Himen bisa dibuat ulang melalui bedah, dan kebutuhan atas operasi plastik tergantung pada jumlah sisa jaringan. Hal ini kemudian akan menentukan apakah operasi bisa dilakukan sebagai prosedur rawat jalan atau bedah sehari.
Himen merupakan tanda keperawanan dan tingkat kepentingannya sangat beragam di berbagai masyarakat dan budaya.
Meski demikian, di dunia nyata, pembuatan kembali himen tidak akan menciptakan kembali keperawanan sepenuhnya.
Keperawanan mencakup tidak hanya himen, namun juga, jiwa dan raga!
Labiaplasti
Pemangkasan labia minora merupakan prosedur yang paling umum, karena sebagian wanita mungkin mengeluhkan ukurannya yang terlalu besar. Hanya ada sedikit sekali indikasi medis untuk prosedur ini.
Pada wanita yang sangat aktif dalam olah raga, kondisi ini mungkin merupakan halangan. Labia minora yang besar mungkin menimbulkan ketidaknyamanan selama berhubungan seksual.
Saya rasa munculnya celana ketat minimalis (apa pun namanya) merupakan alasan yang mendasari perlunya operasi ini.
Apa pun alasannya, labia minora diketahui sangat banyak memiliki saraf, dan sangat penting untuk rangsangan seksual. Dengan memangkasnya, maka tujuan akhirnya adalah estetika, namun rangsangan seksual mungkin dapat berkurang. Selain itu, jika ada sayatan berlebih dikarenakan teknik yang buruk atau infeksi, maka dispareunia (nyeri saat berhubungan seks) juga bisa terjadi.
Bedah kosmetik labia yang lain adalah penambahan labia mayora, agar tampak lebih menonjol. Bedah ini murni untuk estetika, dan tidak menambah apa pun pada fungsinya. Bedah ini meliputi injeksi silikon atau transplantasi lemak dari bagian paha.
Khitan Klitoris
Khitan pada wanita dulu dilakukan dan masih dilakukan di beberapa negara, utamanya di Afrika, sebagai ritual keagamaan. Prosedur ini telah dilarang oleh WHO karena ini seringnya menyebabkan hilangnya organ kelamin wanita karena bedah itu sendiri atau komplikasinya.
Pada pelaksanaannya saat ini, khitan wanita disamarkan dengan istilah pengangkatan tudung klitoris. Meskipun tidak pernah terbukti secara ilmiah, diklaim bahwa pembuangan jaringan berlebih di sekitar klitoris dapat meningkatkan respons seksual.
Jangan sekali-kali melakukan prosedur ini, karena ini sangat nyeri, memperburuk penampilan dan kadang kala fatal karena ada arteri di bagian dasar klitoris yang mungkin tersayat selama bedah. Lebih penting lagi, prosedur ini merusak secara estetis dan sia-sia.
Peremajaan Vagina
Ini merupakan istilah yang telah dikomersialkan baru-baru ini di media karena daya tariknya yang sensasional. Istilah ini dipatenkan di AS oleh Dr.Matlock, sehingga merupakan hak milik, dan hanya bisa digunakan jika Anda telah membayar royalti dan menghadiri pelatihan selama 3 hari di kliniknya. Laser digunakan sebagai alat pemotong, sehingga metode ini disebut laser vaginal rejuvenation (LVR).
Pada dasarnya, prosedur ini mengupayakan pengencangan otot-otot di sekitar vagina. Otot-otot ini biasanya meregang atau robek selama melahirkan, dan jika tidak diperbaiki dengan benar saat melahirkan, kemudian diikuti olahraga pasca melahirkan yang benar, maka akan mengendur seiring berjalannya waktu.
Prosedur bedah ini pada umumnya diistilahkan sebagai kolporafi anterior dan/atau posterior, atau kadang cukup disebut perbaikan lantai pelvis. Jika ada kaitannya dengan inkontinensi tekanan urinaria, maka prosedur tambahan dilakukan di saat yang sama dengan sling uretra tengah (TVT).
Istilah baru ini sensasional, dan bukan merupakan pelengkap untuk berbagai prosedur yang telah ada sejak lama. Penggunaan laser saat bedah tidak memberi kelebihan apa pun, meskipun diklaim menyebabkan lebih sedikit perdarahan.
Yang perlu diketahui pasien adalah bahwa "prosedur baru" ini belum pernah diterbitkan di jurnal medis terkemuka atau didemonstrasikan di forum medis/bedah apa pun. Prosedur ini merupakan hak milik, sehingga tidak dapat didemonstrasikan bahkan pada rekan medis. Kesimpulannya, prosedur ini harus dijaga kerahasiaannya! Sebenarnya, hal ini melanggar undang-undang praktik medis sebagaimana diatur oleh Hippocratic Oath, yang menyatakan bahwa semua perawatan medis/bedah harus diinformasikan pada semua praktisi medis jika memang memberi manfaat bagi pasien. Prosedur ini hanya diiklankan di tabloid.
Yang termasuk dalam peremajaan vagina ini, adalah peningkatan G-spot untuk menambah kenikmatan seksual. G-spot ini tidak dapat ditunjukkan lokasinya secara anatomis. Secara teoritis, dikatakan bahwa G-spot terletak di vagina bagian anterior (depan) di persilangan antara kandung kemih dan uretra (saluran urinaria). G-spot tidak dapat diidentifikasi melalui pemeriksaan klinis atau metode lain, dan bervariasi antar individu.
Tujuan mengumumkan "prosedur baru" ini adalah bahwa prosedur ini meningkatkan respons dan kenikmatan seksual.
Ingat bahwa kenikmatan seksual antara pria dan wanita tergantung pada banyak faktor, dan faktor yang paling minimal adalah anatomi pria dan wanita itu sendiri. Jika ada kebutuhan untuk meremajakan vagina, bagaimana dengan meremajakan penis!! Mengapa tanggung jawab meningkatkan respons seksual harus dibebankan pada anatomi wanita saja?
Respons seksual antara pria dan wanita terkait dengan pikiran, jiwa dan raga. Organ seks yang paling penting adalah sesuatu yang berada 6 inci di antara telinga (otak).
Perlu diketahui bahwa semua prosedur yang dibahas di atas merupakan prosedur bedah nyata. Jangan sekali-kali berpikir bahwa ini merupakan bedah sehari yang sederhana. Sama seperti pada semua bedah, komplikasi seperti perdarahan, infeksi, serta rektum dan kanalis anal berlubang dapat dan benar-benar terjadi. Hasil akhirnya mungkin goresan luka yang nyeri di organ kelamin bagian luar dan vagina, sehingga menyebabkan hubungan seksual yang kering dan nyeri, sungguh kebalikan dari yang diinginkan pasien.
Kirimi kami pertanyaan
Info Kontak
6 Napier Road, #07-11
Gleneagles Medical Centre
Singapura 258499
Telp :  6472 2283 (telepon untuk janji temu)
Faks : 6473 5928
Email : seethoclinic@gmail.com